Koranpalu.com
LAMPUNG UTARA – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 6-9 Februari 2026 di Banten, menjadi momen reflektif bagi seluruh komunitas pers di Indonesia. Pastinya untuk meneguhkan kembali peran strategis jurnalistik dalam kehidupan demokrasi.
Ketua Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lampung Utara, ASHARI. Menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers, khususnya yang bertugas di daerah.
Hari Pers Nasional tahun ini mengangkat tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Selaras dengan tantangan pers di tengah perkembangan teknologi informasi, arus disinformasi, serta dinamika sosial dan ekonomi yang semakin kompleks.
“Hari Pers Nasional bukan sekadar peringatan seremonial. Tetapi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana pers tetap berpegang pada nilai profesionalisme, independensi, dan kepentingan publik,” ujar ASHARI.
ASHARI menjelaskan bahwa pers yang sehat adalah pers yang mampu menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, kualitas pemberitaan sangat berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan publik. Ketika masyarakat percaya pada pers, maka stabilitas sosial dapat terjaga, partisipasi publik meningkat, dan iklim pembangunan menjadi lebih kondusif.
Melalui pemberitaan yang konstruktif dan edukatif, pers dapat membuka ruang dialog, mengawal kebijakan publik, serta memperkuat transparansi dalam pengelolaan sumber daya ekonomi.
Ia menilai, keberpihakan pers terhadap kepentingan rakyat bukan berarti kehilangan independensi, melainkan menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.
“Ekonomi yang berdaulat membutuhkan informasi yang jujur dan berimbang. Di sinilah pers mengambil peran penting sebagai penjaga nurani publik,” tegasnya.
Sebagai organisasi profesi, AKPERSI, terus berupaya mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas wartawan, khususnya di daerah. Pers daerah dinilai memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan realitas masyarakat di lapangan.
Ia mengapresiasi jurnalis di Lampung Utara yang tetap menjalankan tugas jurnalistik secara konsisten meski menghadapi berbagai keterbatasan.
“AKPERSI berkomitmen menjaga marwah profesi wartawan melalui penguatan etika, kompetensi, dan solidaritas. Pers yang kuat di daerah akan memperkokoh pers nasional,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, ASHARI berharap peringatan Hari Pers Nasional 2026 dapat menjadi titik balik bagi insan pers. Untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai dasar jurnalistik.
“Mari jadikan HPN 2026 sebagai pengingat bahwa pers yang sehat adalah fondasi ekonomi berdaulat dan bangsa yang kokoh,” pungkasnya.













