Mudik Jalur Laut Harus Aman, Polisi Cek Kesiapan Kapal di Pelabuhan Kelas III Poso

Personel Polres Poso saat mengecek kondisi penumpang di Pelabuhan Kelas III Poso, belum lama ini
Personel Polres Poso saat mengecek kondisi penumpang di Pelabuhan Kelas III Poso, belum lama ini

Koranpalu.com | Poso – Polres Poso melalui Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Ketupat Tinombala 2026 melaksanakan patroli dialogis sekaligus pengecekan transportasi laut di Pelabuhan Kelas III Poso, Jumat (14/03/2026).

Patroli ni bertujuan untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H,

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026 tersebut difokuskan pada pengawasan terhadap aktivitas operasional penyedia jasa angkutan laut yang melayani masyarakat di wilayah Pelabuhan Poso.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Preventif melakukan berbagai langkah pencegahan guna meminimalisir potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan di jalur transportasi laut.

Langkah tersebut di antaranya memberikan edukasi kepada nahkoda dan operator kapal terkait pentingnya keselamatan pelayaran, termasuk pembatasan kapasitas penumpang dan muatan kapal.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan terkait kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk yang dapat mempengaruhi keselamatan pelayaran, serta melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi izin berlayar dan sarana keselamatan kapal seperti pelampung dan perlengkapan darurat lainnya.

Tidak hanya itu, dalam upaya menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, personel Polres Poso juga mensosialisasikan penggunaan layanan Call Center Polri 110 kepada masyarakat di sekitar area pelabuhan sebagai sarana pelaporan cepat apabila terjadi gangguan keamanan maupun situasi darurat.

Kasat Samapta Polres Poso Iptu Trimulyoko selaku Kasatgas Preventif Operasi Ketupat Tinombala 2026 menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memastikan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, khususnya melalui jalur transportasi laut, dapat merasa aman dan nyaman.

“Untuk menjamin keselamatan pemudik yang menggunakan transportasi laut melalui jalur pelabuhan, kami terus melaksanakan imbauan serta pengecekan secara humanis dan profesional. Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara intensif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026 berlangsung,” ujarnya.

Melalui kegiatan patroli dan pengawasan ini, diharapkan tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif di kawasan pelabuhan, sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan lancar dan selamat hingga ke tujuan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *