KORANPALU.COM|LABUAN BAJO, FLORES, NTT-Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD) telah mengumumkan akan mengadakan aksi damai di Labuan Bajo, sebagaimana dinyatakan dalam surat pemberitahuan resmi mereka pada Minggu (31/08/ 2025).
Aksi demonstrasi dijadwalkan akan berlangsung pada hari Selasa, 02 September 2025, dan akan berlanjut hingga 05 September 2025.
Aksi unjuk rasa yang direncanakan ini bertujuan untuk menanggapi beberapa isu, termasuk kekhawatiran atas kenaikan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di Manggarai Barat, pelanggaran sempadan pantai, pelanggaran konservasi di Pulau Padar, dugaan korupsi terkait dana Pertiwi, dugaan korupsi proyek jalan Golo Mori sebesar 85 miliar Rupiah, serta aksi solidaritas terkait meninggalnya Afan Kurniawan.
Menurut pengumuman tersebut, aksi demonstrasi akan dimulai di pertigaan Pasar Baru dan dilanjutkan ke kantor DPR, Kantor Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat, kantor Bupati, dan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat. Penyelenggara memperkirakan sekitar 1.500 peserta akan hadir.
Perangkat aksi yang akan digunakan meliputi 5 unit mobil komando, sepeda motor, sound system, genset, pita pengenal, dan bendera Merah Putih. Bentuk aksi akan meliputi mimbar bebas dan penyalaan lilin.
Surat pemberitahuan tersebut ditandatangani oleh Rafael Taher, S.IP, sebagai penanggung jawab, dan Sergius Tri Deddy, S.I., sebagai koordinator aksi. (***)













