Preservasi Jalan Nasional Dimulai, Palasa Lambori Berlaku Sistem Buka Tutup

Proyek preservasi jalan mulai dikerjakan. Pengguna jalan harus menyesuaikan jadwal buka-tutup selama pekerjaan berlangsung.

Papan informasi resmi pemberlakuan buka-tutup jalan nasional di Desa Palasa Lambori, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Penutupan jalan dilakukan dalam rangka proyek Preservasi Jalan Molosipat–Lambunu–Mepanga–Tinombo yang dimulai pada 10 Juli 2025.

PALASA — Sejak 10 Juli 2025, ruas jalan nasional yang menghubungkan Mepanga dan Tinombo di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, resmi diberlakukan sistem buka-tutup. Penyesuaian ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan proyek Preservasi Jalan Molosipat–Lambunu–Mepanga–Tinombo, yang tertuang dalam papan proyek dan pemberitahuan di lapangan.

Proyek ini dikerjakan oleh PT. Silkar National, dengan nilai kontrak sebesar Rp7.187.942.000, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025. Masa pelaksanaan dijadwalkan selama 239 hari kalender, dimulai sejak 8 Mei 2025, dengan masa pemeliharaan jalan selama satu tahun penuh.

Berdasarkan informasi di papan proyek, kegiatan preservasi jalan ini mencakup pekerjaan pengaspalan ulang, perbaikan struktur jalan, pembangunan drainase, dan pelebaran jalur di titik-titik rawan. Seluruh pekerjaan dilakukan langsung di badan jalan nasional lintas barat Sulawesi Tengah, yang menjadi penghubung strategis antara wilayah barat Parigi Moutong dan Kota Palu.

Karena pekerjaan bersifat berat dan melibatkan penggunaan alat berat di jalur utama, maka sebagian jalan tidak dapat dilalui secara penuh selama jam kerja. Hal ini memicu diterapkannya sistem buka-tutup lalu lintas, sebagaimana diumumkan dalam papan informasi resmi di lapangan.

Penutupan jalan berlangsung di Desa Palasa Lambori, Kecamatan Palasa, tepatnya antara KM 245 hingga KM 550. Titik ini berada di tengah jalur strategis Mepanga–Tinombo yang digunakan oleh kendaraan logistik, angkutan umum, dan warga antar-kecamatan.

Sistem buka-tutup diberlakukan setiap hari, dengan rincian sebagai berikut:

  • Senin–Kamis
  • Tutup: 08.00 – 11.00 WITA
  • Buka: 11.00 – 15.00 WITA
  • Tutup kembali: 15.00 – 17.00 WITA
  • Jumat
  • Buka penuh: 17.00 – 08.00 (keesokan hari)
  • Sabtu–Minggu
  • Tutup: 15.00 – 09.00
  • Buka: 09.00 – 15.00 WITA
  • Pekerjaan ini telah menyebabkan antrean panjang kendaraan, terutama truk dan angkutan pedesaan, yang harus menunggu giliran melintas sesuai jadwal. Beberapa pedagang mengaku pengiriman barang menjadi terhambat akibat waktu tempuh yang membengkak.

Pekerjaan ini telah menyebabkan antrean panjang kendaraan, terutama truk dan angkutan pedesaan, yang harus menunggu giliran melintas sesuai jadwal. Beberapa pedagang mengaku pengiriman barang menjadi terhambat akibat waktu tempuh yang membengkak.

Namun di sisi lain, proyek ini diyakini membawa manfaat jangka panjang. Ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah akan diperbaiki dan diperkuat. Jika rampung tepat waktu, jalur ini akan menjadi lebih aman, lancar, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Editor: Taufik .A
Sumber data: Papan proyek dan papan informasi buka-tutup jalan
Media: Koranpalu.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *