Eks Napiter di Poso Mantap Bertani, Terima Bantuan Pertanian

Seorang mantan narapidana terorisme di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, menerima bantuan pupuk pertanian sebagai dukungan usaha bertani kopi.

Koranpalu.com | Poso – Upaya reintegrasi sosial mantan narapidana terorisme terus dijalankan di Kabupaten Poso. Seorang eks napiter, Imran alias Imron, kini memilih menekuni usaha pertanian kopi di kampung halamannya di Desa Masani, Dusun Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir.

Kamis, 17 September 2025, aparat kepolisian setempat memberikan dukungan berupa bantuan pupuk pertanian. Bantuan itu sekaligus menjadi bagian dari pendekatan persuasif untuk mendorong mantan pelaku teror hidup normal dan produktif di tengah masyarakat.

Imran menyatakan komitmennya untuk tidak kembali ke jalan kekerasan. Ia bahkan berjanji melaporkan jika ada penyebaran paham radikalisme atau ajaran yang bertentangan dengan Pancasila. “Saya ingin kampung ini aman,” ujar Imran.

Selain soal radikalisme, Imran mengungkap keresahan mengenai kenakalan remaja dan maraknya penyalahgunaan narkoba di lingkungannya. Menurut dia, problem tersebut bisa memicu kerentanan baru jika tidak ditangani serius.

Aparat kepolisian menegaskan bahwa pendampingan kepada mantan napiter bertujuan memastikan proses reintegrasi berjalan baik, sekaligus membangun komunikasi untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Program ini juga diharapkan melahirkan agen perdamaian dari kalangan eks napiter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *