Koranpalu.com -JOMBANG – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi dengan Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, KH. Muchtar Mu’thi di Pondok Pesantren Majma’al Bahroin Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, Rabu (20/8/2025).
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda Kapolri untuk mempererat hubungan antara Polri dan ulama, sekaligus menjaga sinergi dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Rombongan Kapolri juga didampingi pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, serta disambut jajaran Forkopimda Jombang. Hadir pula sejumlah kiai pengasuh pesantren besar di Jombang, seperti Tebuireng, Bahrul Ulum, Darul Ulum, dan Mambaul Maarif.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan rasa syukurnya dapat berkunjung ke pesantren Shiddiqiyyah. Ia menegaskan pentingnya silaturahmi umara dan ulama sebagai bagian dari tradisi panjang bangsa Indonesia sejak masa perjuangan kemerdekaan. “Silaturahmi ini untuk terus membangun sinergitas, ukhuwah, dan kebersamaan antara Polri dengan para ulama,” ujarnya.
Selain agenda silaturahmi, Kapolri juga menyerahkan sebanyak 200 paket tali asih berupa bingkisan kepada masyarakat kurang mampu dan santri yatim piatu di lingkungan pondok pesantren. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kegiatan ini bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat, terutama yang membutuhkan uluran tangan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Polres Jombang menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diikuti antusias oleh warga sekitar. Berbagai bahan kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, seperti beras SPHP 5 kilogram seharga Rp57.500 per sak, minyak goreng Minyakita Rp15.000 per liter, gula pasir Rp15.500 per kilogram, dan telur ayam Rp25.000 per kilogram. Total, panitia menyediakan 5 ton beras, 500 liter minyak goreng, 1,5 ton gula pasir, dan 100 kilogram telur.
Bazar tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai meringankan beban ekonomi sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan. Kehadiran program ini menjadi bukti sinergi antara Polri dan pemerintah dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat.
Dengan adanya silaturahmi, pemberian bantuan, dan bazar murah, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat. Sinergi antara umara dan ulama juga diharapkan mampu menjaga persatuan serta keamanan bangsa, khususnya di Jawa Timur.
Liputan: Abin
