KORANPALU.COM | PARIGI MOUTONG – Telah terjadi penikaman di desa Ampibabo kabupaten Parigi Moutong pada Kamis (26/3/2026) sekitar jam 2 dini hari. Diketahui korban bernama Andika (18) yang berasal dari desa Ogolugus Kecamatan Ampibabo.
Akibat penikaman tersebut korban mengalami luka tusukkan di bagian perut seblah kanan bawah, dan mendapatkan sediktnya 4 jahitan.
Saat dibesuk korban mengungkapkan kronologi penikaman tersebut kepada pewarta kami “Saya sedang berada di pesta pernikahan teman di desa Ampibabo, tiba-tiba dari arah belakang ada yang balempar pembungkus rokok. Terus teman saya nanya : kenapa itu?, saya jawab tidak usah diambe. Tapi te lama dari situ pelaku langsung ba tampeleng saya, saya langsung balas, tiba-tiba teman-teman pelaku babantu bapukul saya, teman saya lari ke arah belakang, saya lari ke jalan trans, tapi mereka masih memukul saya & akhirnya saya tajatoh, pada saat tajatoh itu saya barasa so kaya ada piso masuk diperutku”.
Setelah mendapatkan pertolongan pertama di Puskesma Ampibabo, korban direncanakan akan dirujuk ke rumah sakit Anuntaloko Parigi, namun terkendala oleh biaya administrasi. Dua jam kemudian barulah korban dirujuk ke Rumah sakit Anuntaloko setelah membayar 575 ribu rupiah.
Saat ini korban masih berada di Rumah sakit Anuntaloko Parigi & rencanaya akan dirujuk ke rumah sakit Palu. Karena dokter ahli bedah yang berada di rumah sakit Anuntaloko Parigi tidak ada di tempat.
Diketahui terduga pelaku pengeroyokan berjumlah lebih dari sepuluh orang. Saat ini pihak POLSEK Ampibabo masih melakukan pencarian terhadap para terduga pelaku penikaman tersebut.
